KUBI Lanjutkan Dukungan UMKM melalui Survei Potensi Usaha Program LAKU Lazismu Kota Yogyakarta
Yogyakarta – Kantor Urusan Bisnis dan Investasi (KUBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melanjutkan dukungannya terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui survei pemetaan potensi dan kebutuhan usaha dalam Program LAKU (Langkah Akselerasi Kemandirian UMKM) Lazismu Kota Yogyakarta pada 17–18 September 2026.
Kegiatan ini melibatkan 14 UMKM dengan beragam bidang usaha, di antaranya Souvenir Tas Jogja, Hi Floris Jogja yang bergerak di bidang penyediaan akrilik untuk kebutuhan wisuda, Salmara Madu, dan GD Batik. Survei dilakukan untuk mengenali potensi usaha sekaligus mengidentifikasi kebutuhan pengembangan masing-masing UMKM sebagai dasar dalam merancang pendampingan yang sesuai.
Berdasarkan pemetaan awal, sejumlah kebutuhan yang menjadi perhatian meliputi pengelolaan keuangan dan pembukuan, penguatan pemasaran melalui kanal digital, serta pengembangan branding usaha. Aspek-aspek tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pengelolaan usaha yang lebih terarah dan memperluas jangkauan pasar.
Melalui kegiatan ini, KUBI UAD bersama Adi Incubation Room (AIR) dan Lazismu Kota Yogyakarta berupaya mendukung pelaksanaan Program LAKU agar pendampingan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. Program ini diharapkan tidak hanya membantu UMKM mengatasi tantangan usaha, tetapi juga memperkuat kapasitas pelaku usaha dalam mengembangkan potensi dan meningkatkan daya saing.
Ke depannya, hasil pemetaan ini diharapkan menjadi pijakan bagi pelaksanaan pendampingan yang mampu menjawab kebutuhan nyata para pelaku UMKM. Dengan dukungan yang berkesinambungan, UMKM diharapkan semakin mampu mengelola usaha secara profesional, memanfaatkan peluang pasar, memperkuat identitas produk, serta meningkatkan kemandirian dan keberlanjutan usahanya. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mendorong UMKM naik kelas dan memberikan kontribusi lebih luas bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. (nn)

